Pages

Sabtu, 18 Desember 2010

tips mencegah virus

tidak perlu khawatir dengan virus.karena ada beberapa tip untuk mencegah virus. namun dalam langkah ini anda harus hati hati. karena jika anda melakukan kesalahan maka akan berakibat fatal dan akan sama repotnya dengan terkena virus. cara yang saya kenalkan adalah dengan menggunakan fitur yang disediakan oleh windows XP untuk mencegah aplikasi yang berjalan pada drive tertentu seperti: Flashdisk
saat flashdisk dicolokkan ke port USB di laptop atau komputer, terkadang ada aplikasi yang secara otomatis akan berjalan tanpa sepengetahuan kita. hal ini sangat beresiko karena bisa saja aplikasi terbut mengandung virus
cara mencegahnya begini:
1.buka Control Panel > klik Administrative Tools
2.kemudian klik dua kali Local Security Policy
3.kemudian klik kanan pada Software Restriction Policies. lalu klik Create New Policies
4.lalu klik kanan Additional Rules > New Path Rule
5.pada kotak Path, ketik drive yang biasa digunakan oleh flashdisk. jika flashdisk digunakan di drive E. maka ketik E:\.
lalu pada bagian Security level, pilih Disallowed
6. lalu klik ok
setelah restart maka aplikasi yang ada di flashdisk tidak akan berjalan secara otomatis dan kita dapat mencegah komputer kita dari masuknya virus. tetapi anda harus ekstra hati hati, pada saat melaksanakan langkah kelima jangan mengetik drive tempat sistem operasi dijalankan/disimpan karena akan menyebabkan sistem operasi tidak akan berjalan
ada juga langkah umum yang dapat ditempuh, yaitu menginstall antivirus pada komputer anda, sebaiknya komputer anda memiliki dua antivirus. antivirus yang pertama databasenya adalah virus virus yg beredar secara internasional, sedangkan anti virus yang satu lagi databasenya adalah virus virus lokal di negara anda. contoh untuk di indonesia kita menggabungkan antivirus Smadav dan Avast antivirus.
selain itu pilihlah antivirus yang melindungi komputer anda saat ber-internet.
jangan lupa untuk selalu mengupdate antivirus anda. antivirus merek apapun sebenarnya bagus asalkan selalu "up to date"
langkah lain untuk mencegah masuknya virus adalah dengan men-scan semua media storage di komputer kita, langkah ini sebenarnya sangat sederhana dan mudah, tetapi banyak orang yang menyepelekannya seperti tidak men-scan flashdisk saat baru dicolok dan hanya melakukan scan virus saat akan mematikan komputernya, langkah ini salah dan terlambat. karena virus mungkin sudah menjangkiti komputer kita, ingat: TIDAK SEMUA VIRUS DAPAT DIHAPUS DENGAN ANTI VIRUS. DAN ANTI VIRUS BELUM MENJAMIN 100% KOMPUTER ANDA AMAN DARI ANCAMAN VIRUS.
sekian penjelasan dari saya 

asal usul virus komputer

Saat ini virus di dunia maya sangat banyak dan terkadang membuat kita jengkel. tetapi adakah diantara kalian yang mengetahui sejarah virus komputer? berikut akan saya ceritakan sejarah virus berdasarkan informasi yang saya baca di majalah Chip. edisi yang keberapanya saya lupa hehehe
kisahnya begini. dulu dilaboratorium milik perusahaan komputer IBM, para programer membuat beberapa program untuk komputer komputer, di waktu luang mereka tidak memiliki kegiatan apapun dan akhirnya mereka membuat suatu permainan yang berhubungan dengan sebuah program yang dapat mengacaukan dan menghancurkan lawan, pemain yang membuat program yang dapat melumpuhkan lawan adalah pemenangnya. semakin lama permainan ini semakin terkenal dan digemari oleh para peneliti di Lab IBM, program yang dibuat pun semakin ganas dan berbahaya, akhirnya permainan ini diawasi dengan sangat ketat. suatu hari program yang berbahaya itu tanpa sengaja menyebar keluar dari lingkungan Lab melalui jaringan internet pada saat itu. nah inilah virus pertama yang merebak di dunia maya untuk pertama kalinya.

melindungi data laptop dari pencurian

Data yang ada dalam komputer adalah data data yang mungkin sangat penting dan terkadang mengandung unsur unsur privasi dalam hidup anda. untuk itu data tersebut harus dilindungi agar tidak dapat dicuri. pencurian data didalam komputer dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari meng "hack" komputer maupun langsung lewat komputer anda. berikut ini akan saya berikan beberapa tips untuk melindungi data anda

lindungi BIOS dengan password
BIOS dapat dilindungi denga password sehingga tidak dapat melakukan proses BOOTING dan mencegah pencurian data. cara melindungi BIOS begini:
masuk setting BIOS saat komputer sedang boot up. masuk ke menu password dan atur password anda. setelah itu anda simpan password dan exit
password yang anda buat harus kuat dan mudah diingat. password yang kuat adalah password yang tidak mudah ditebak orang disekitar anda dan tidak didapat di kamus. Contohnya:
ninG->0+1Gul
cara mengingatnya begini:
ninG = nama orang yang sepesial dalam hidup anda seperti naning
-> identik dengan adalah
0+ berarti perempuan
Gul maksudnya gula. gula itu manis
berarti password anda terdiri dari kata naning adalah perempuan/cwe manis
password seperti ini mudah diingat dan susah untuk ditembus walaupun hacker berusaha menjebol komputer anda denga komputer canggih sekalipun. tetapi melindungi BIOS dengan password juga mengandung resiko dan menjadi bumereang saat anda lupa pada password yang sudah anda buat. selain itu cara ini juga hanya efektif apabila diterapkan pada komputer laptop, karena jika anda menggunakan komputer desktop para pencuri hanya perlu merestart sistem BIOS dan password yang anda buat tidak akan berguna
ada juga cara lain yaitu dengan mengenskripsi data penting
enkripsi adalah mengacak suatu folder/file dengan sebuah algoritma yang diperoleh dari nomor System Identifier unik yang di generate untuk masing masing user. file yang telah di enkripsi hanya dapat dilihat oleh User asli atau orang orang yang diberi hak untuk mengakses data tersebut. Enkripsi bersifat permanen dan tetap walaupun windows sedang tidak dijalankan. Enkripsi file sangat menguntungkan dan juga sangat beresiko apabila user yang mengenkripsi mengalami gagal sistem atau kesalahan yang dilakukan user saat mengenkripsi file. jika kesalahan ini terjadi maka kita akan kehilangan akses terhadap data yang telah dienkripsi. hal ini dapat diatasi dengan memiliki recovery agent yang memulihkan data.
cara meng enkripsi data pada windows XP begini:
1.buka Windows explorer
2.klik kana file/folder yang akan dienkripsi lalu klik properties
3.pada tab general klik advanced
4.klik kotak encrypt contents to secure data lalu klik ok
file/folder yang telah dikompres tidak dapat dienkripsi
pada kotak dialog encyrption warning pilih  Encrpt the file and the parent folder jika anda memilih untuk mengenkripsikan file dalam suatu folder
setelah itu klik ok
kemudian pilih apply changes to this folder, subfolders and files jika anda memilih untuk meng enkripsi seluruh file dan subfolder yang ada didalamnya.
5. klik ok
untuk mendekripsikan kembali(mengembalikan file yang telah di enkripsi) adalah begini:
1.buka Windows Explorer
2.klik kanan folder yang akan didekripsi lalu klik properties
3.pada tab General klik advanced
4.hilangkan ceklis pada kotak encrypt contents to secure data
ketika mendeskripsikan sebuah folder kita harus tahu apakah hanya folder/ seluruh file dan subfolder yang ada di dalamnya yang akan didekripsi
lalu klik ok
sekian penjelasan saya